Membentuk Generasi Yang Bertauhid & Berilmu

Membentuk Generasi Yang Bertauhid & Berilmu

Rabu, 25 Februari 2026 / 9 Ramadhan 1447 H

Masjid Al-Huda, Sambikerep Surabaya

Imam & Penceramah: Ustaz Al Hakim Danurwindo

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kehidupan sehingga kita masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Hari ini kita telah memasuki Ramadhan ke-9. Artinya, masih ada sekitar 20 atau 21 hari kesempatan untuk memperbaiki diri. Ini adalah nikmat besar yang patut kita syukuri, karena tidak semua orang diberi kesempatan menikmati Ramadhan tahun ini.

???? Ramadhan: Bulan Syiar dan Penguatan Tauhid

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan untuk menguatkan tauhid dan keimanan.

???? Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Baqarah: 183)

Tujuan puasa adalah membentuk ketakwaan, yaitu kesadaran penuh bahwa Allah selalu mengawasi kita.

???? Wasiat Tauhid Para Nabi

Para nabi mewariskan tauhid kepada umatnya. Nabi Ibrahim ‘alaihis salam mewasiatkan kepada anak-anaknya agar tetap memeluk Islam hingga akhir hayat.

???? Allah berfirman:

“Dan Ibrahim mewasiatkan kepada anak-anaknya, demikian pula Ya‘qub: ‘Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.’”

(QS. Al-Baqarah: 132)

Ini menunjukkan bahwa fondasi generasi kuat adalah tauhid yang lurus.

???? Kemudahan dalam Syariat Islam

Islam adalah agama yang memudahkan, bukan mempersulit.

???? Allah berfirman:

“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu.”

(QS. Al-Baqarah: 185)

Contoh kemudahan dalam puasa:

Orang sakit atau safar boleh mengganti di hari lain (rukhsah).

Orang lanjut usia yang tidak mampu dapat membayar fidyah.

Lupa makan atau minum saat puasa tidak membatalkan puasa.

Semua ini menunjukkan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya.

???? Hikmah Puasa: Melatih Pengendalian Diri

Puasa mengajarkan kita menahan hawa nafsu, termasuk menahan diri dari hal yang halal di siang hari seperti hubungan suami istri. Tujuannya agar kita mampu mengendalikan diri dari yang haram.

???? Allah berfirman:

“…dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam…”

(QS. Al-Baqarah: 187)

???? Puasa dan Ilmu: Membangun Generasi Berilmu

Generasi bertauhid harus diiringi dengan ilmu. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menambah ilmu dan membaca Al-Qur’an.

???? Allah berfirman:

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”

(QS. Al-'Alaq: 1)

Walau hanya membaca 5 ayat setiap hari, jika istiqamah akan membawa perubahan besar.

???? Dakwah dengan Kelembutan

Dalam mendidik anak-anak dan generasi muda, agama harus disampaikan dengan kelembutan agar mereka mencintai Islam, bukan menjauhinya.

???? Allah berfirman:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka…”

(QS. Ali 'Imran: 159)

Agama yang disampaikan dengan kasih sayang akan melahirkan generasi yang cinta tauhid dan ilmu.

???? Penutup

Mari kita manfaatkan sisa Ramadhan ini untuk:

Memperkuat tauhid

Menambah ilmu

Melatih kesabaran dan pengendalian diri

Membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an

Semoga Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan terbaik dalam hidup kita.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

---------------

Rusyadi Warianto